Oase Kecil Sebuah Perjalanan
April 25, 2011, by DindinSuzaridian.
“Baiklah, sesuai hasil evaluasi dan tes, kamu diterima di perusahaan ini!” dingin saja HRD Manager, bernama Pak Eko Budi Purwanto, itu bicara. Saya tergagap. “Di..di..terima, Pak?” Pak Eko mengangguk, menatap dalam ke arah saya. “Kenapa? Kamu gak bersedia bergabung di perusahaan ini?” sahut Pak Eko, tetap dingin. “Eh..mau Pak…bersedia..bersedia…!” jawab saya, masih gugup. “Kamu nanti jadi salesman, lho, ke pasar becek, gaji ga sampe 800ribu!” Pak Eko seakan mencoba menakuti saya akan pekerjaan ini.
Saya tahu Pak Eko ragu akan komitmen kerja saya di bidang ini. Seorang lulusan magister manajemen di PPM, sebuah kampus manajemen tertua dan terkemuka di Indonesia, hanya bekerja sebagai salesman dengan gaji tak lebih dari 800ribu rupiah? “Iya Pak, saya mau jadi salesman! Bukan gaji aja yang saya cari! Pasti banyak hal akan saya dapat nanti” entahlah, mungkin itu cuma ungkapan basa basi saya saja. Tapi saat itu saya begitu yakin dengan pekerjaan itu, tak ragu saya mengambilnya.
”Ok, kalau gitu, ini surat perjanjian kerjanya, kamu boleh bawa pulang dulu, nanti kembali sudah ditandatangan.” Pak Eko menyerahkan setumpuk tipis kertas. Saya mengangguk, saya ambil tumpukan kertas itu, memasukkannya rapi ke dalam tas dan saya pamit.








